ini bukan lagi tentang bagaimana memenangkan pertarungan, teman..
tapi tentang bagaimana bertahan hidup hingga akhir
dengan luka penuh darah, menganga..
hingga raga tak lagi bisa merasa
perihnya hanya terbaca oleh hati..
ini tentang memilih, kawan...
memilih untuk merasakan..
merasa "asing" atau justru "diasingkan"..
setiap pilihan punya "rasa" berbeda..
rasa "bersalah" atau justru "disalahkan"...
tapi tentang bagaimana bertahan hidup hingga akhir
dengan luka penuh darah, menganga..
hingga raga tak lagi bisa merasa
perihnya hanya terbaca oleh hati..
ini tentang memilih, kawan...
memilih untuk merasakan..
merasa "asing" atau justru "diasingkan"..
setiap pilihan punya "rasa" berbeda..
rasa "bersalah" atau justru "disalahkan"...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar